event

Mediapreneur Talks Promedia 2025 Sukses Digelar di Tasikmalaya, Ruang Diskusi Jurnalis Seputar Bisnis Media hingga Transformasi Digital

Kamis, 6 November 2025 | 10:07 WIB
CEO Promedia, Agus Sulistriyono (kedua dari kanan) bersama CEO Props, Ilona Juwita (ketiga dari kanan) dan Ketua Komite Publisher Right, Suprapto Sastro Atmojo (paling kiri) di event Mediapreneur Talk (Dok. Promedia)

Agus Sulistriyono selaku CEO Promedia menuturkan tentang Promedia yang berkolaborasi membangun media online bersama para pemilik media, dengan mengusung konsep 'economic sharing' atau gotong royong.

"Promedia Teknologi Indonesia adalah perusahaan teknologi dan konsultan media. Kita kolaborasi membangun media online arus utama bersama para pemilik media dan jurnalis di seluruh Indonesia," tutur Agus Sulistriyono.

"Selain itu, Promedia memberikan support (dukungan) teknologi, infrastruktur, pelatihan, strategi dan monetisasi dengan mengusung konsep economic sharing atau gotong royong," tambahnya.

Baca Juga: Simak Keseruan CoreLab 2025 Promedia yang Hadir di Kampus Unesa Surabaya

Agus Sulistriyono mengatakan, media sosial masa kini telah berkembang menjadi berbagai platform digital.

"Di era digital hari ini, media sosial sudah menjelma berbagai medium, mulai dari Instagram, Facebook. Namun, sebenarnya yang ada di dalamnya itu adalah tentang menyampaikan informasi dari satu titik ke titik yang lain," ujarnya.

CEO Promedia kemudian mengajak para insan jurnalis di Tasikmalaya untuk berkolaborasi membangun optimisme agar senantiasa mempertahankan serta meningkatkan brand media yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

Baca Juga: Hadiri Talkshow Literasi Digital di Banyuwangi, CEO Promedia Ajak Publik Bijak Bermedia Sosial

"Kita sepakat untuk bersama-sama bangun optimisme bahwa bisnis informasi tidak akan pernah mati," ajaknya.

KTP2JB: Bangun Jurnalisme Berkualitas

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komite Publisher Right, Suprapto Sastro Atmojo mengungkap perusahaan yang belum terverifikasi Dewan Pers dapat merasakan manfaat dari Perpres Nomor 32 Tahun 2024.

"Perusahaan pers yang belum terverifikasi tapi sudah menjadi badan hukum, sehingga bisa mendapatkan benefit (manfaat) dengan adanya Perpres,” ungkap Suprapto.

“Hal ini berkaitan dengan adanya pelatihan jurnalisme berkualitas dapat diselenggarakan sendiri oleh perusahaan platform digital," lanjutnya.

Baca Juga: Promedia Rayakan Ulang Tahun ke-4, Teguhkan Tekad untuk Terus Berinovasi dan Melangkah Lebih Jauh

Suprapto juga menjelaskan, program dan pelatihan jurnalisme berkualitas, dapat diselenggarakan sendiri oleh perusahaan platform digital maupun kerja sama dengan perusahaan media.

Halaman:

Tags

Terkini