Algoritma Penting, tetapi Sikap Kreator Lebih Utama
Tantan, salah seorang mahasiswa semester dua Prodi Ilmu Komunikasi UNISAL Bandung yang hadir, mengajukan pertanyaan menarik dalam sesi diskusi bersama tim Promedia Group.
"Mana yang lebih penting, mengikuti algoritma atau kreativitas sendiri jika menjadi content creator?" tanya Tantan, yang kemudian memicu pertanyaan serupa dari rekan-rekan kuliahnya.
Menjawab pertanyaan tersebut, Agil menegaskan bahwa keduanya sama-sama penting dan bukan merupakan pilihan biner yang harus dipilih salah satu. Menurutnya, mengikuti algoritma itu penting agar informasi yang ingin disampaikan bisa menjangkau masyarakat yang lebih luas.
"Namun, sikap kita dalam mengikuti tren itu jauh lebih penting. Misalnya, tren 'pura-pura menjadi disabilitas'. Itu viral, tapi kita jangan mengikuti hal buruknya. Mengkritisi tren tersebut juga merupakan salah satu bentuk mengikuti algoritma. Jadi, jika ada hal viral dan itu salah, jangan ragu untuk memberikan opini yang meluruskan," pungkasnya.***