Dalam membentuk KabarBaitullah.com, Hari mengungkapkan bahwa ada beberapa pihak yang menjadi lingkup audiens-nya, di antaranya para calon jemaah haji dan umrah, keluarga jemaah, hingga Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) beserta DPR.
“Kejelasan audiensi itu kunci bermedia, yaitu menjawab ‘Siapa’, yakni mereka yang sebenarnya membutuhkan konten kita. Kemudian ada ‘Bagaimana’, itu tentang cara penyajian konten. Seperti apa kontennya, bahasa yang mau dipakai, atau gaya judulnya,” terang Hari.
“Ada juga tentang ‘Apa,’ yaitu memperjelas platform dan distribusi kontennya. Jadi, KabarBaitullah.com ini ingin ikut berpartisipasi menyiapkan jemaah agar siap untuk haji dan umrah, bukan hanya sekadar media yang memberitakan tentang haji dan umrah,” imbuhnya.
Oleh karena itu, dirinya banyak mencari referensi mengenai apa saja yang sekiranya menjadi pertanyaan dari audiens.
“Kami berusaha menjawab problematika audiens kami. Saya harus menerka nih, orang yang interest dengan haji dan umrah butuh apa saja? Nah, itu yang kami jawab lewat konten,” sambungnya.
Menjalin Relasi dan ‘Menciptakan’ Komunitas
Sebagai media yang sudah berfokus pada tema tertentu, Hari membeberkan bahwa dirinya pun mencoba untuk menjalin relasi dengan pihak-pihak yang berpotensi berkaitan.
Pengalaman haji reguler 2025 dan menjadi petugas haji 2026, ia mengaku memiliki keuntungan untuk membangun relasi.
Group chat WhatsApp yang menjadi media penghubung sesama jemaah haji 2025 dan petugas haji 2026 menjadi tempat bagi Hari membangun relasi tersebut.
“Di group chat itu, setiap ada kabar baru atau breaking news tentang haji dan umrah, saya bisa membagikan link berita dari KabarBaitullah.com. Ada sekitar 700 nomor telepon di sana dan itu udah pasti langsung nyebar, makanya secara tidak langsung itu juga membangun komunitas,” tuturnya.
Mengelola media dengan niche yang sudah ditentukan, Hari sekali lagi menegaskan tentang konsistensi dan memperbaiki portofolio agar menjadi media yang dipercaya serta menjadi rujukan bagi pembacanya.
***
Artikel Terkait
Tips Biar Konten Agar jadi Rujukan AI, Pembahasan SEO dan GEO di Bootcamp Promedia Group Hari Pertama
Program 'Ganti Atap Rumah Wartawan' Berlanjut di Tasikmalaya: Dinilai Tak Sekadar Bantuan, tapi Bentuk Kepedulian
Agus Sulistriyono: Website Bukan Lagi Satu-satunya Andalan, Media Harus Bangun Ekosistem Digital
Bincang Seru bersama Pimred About Malang Arvendo Mahardika di Bootcamp Next-Gen Journalist Promedia Group
CSR Promedia Group dan SKI Perbaiki Atap Rumah Wartawan di Lembang yang Hampir Roboh, Jadi Lebih Layak